Rabu, 01 Juli 2015

Tentang Jurusan Saya "Fisioterapi" (Keunggulan dan Perkembangan)

Fisioterapi merupakan profesi di bidang kesehatan yang kurang mendapat porsi perhatian dari siswa dan orang tua saat menentukan pilihan jurusan. Menempuh pendidikan resmi selama 3 tahun untuk Diploma Fisioterapi dan 4 tahun (atau lebih) untuk gelar sarjana sains terapan Fisioterapi. Seseorang yang lulus dari akademi/fakultas fisioterapi akan menyandang gelar profesi Fisioterapis dan mempunyai kewenangan untuk melakukan aktifitas atau pekerjaan di bidang Fisioterapi.
Kenapa Tuhan menciptakan Fisioterapis? Atau bahasa lainnya : Apa sih pekerjaan Fisioterapis?
Sesuai dengan KepmenKes No. 1363 tahun 2001 :
Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok untuk        mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis), pelatihan fungsi, komunikasi.”
Jadi kalau ada yang bilang/mengidentikkan Fisioterapi dengan tukang pijit –> IT’S TOTALLY WRONG!!! 

Fisioterapi dapat melatih pasien dengan olahraga atau latihan gerak khusus, penguluran dan bermacam-macam teknik termasuk penggunaan panas, krioterapi (dingin), elektroterapi, hidroterapi, ultrasonografi dan menggunakan beberapa alat khusus untuk mengatasi masalah yang dihadapi pasien yang tidak dapat diatasi dengan latihan-latihan fisioterapi.

14023931051298645254
Latihan Lutut Paska Operasi TKR (Total Knee Replacement) (dok. F.R. Suwarti)
Di Indonesia sendiri dikenal paling tidak lima bidang peminatan atau spesialisasi dalam ilmu fisioterapi yaitu pediatri yang berfokus pada anak-anak, ortopedi yang berhubungan dengan gangguan pada sistem muskuloskeletal (otot dan kerangka), olah raga yang berfokus individu yang aktif secara fisik, neuromuskuler yang terkait dengan gangguan pada sistema syaraf dan otot, kardiopulmunal yang terkait dengan gangguan jantung dan paru-paru, dansistem integument yang berhubungan dengan kulit. Beberapa bidang spesialisasi lainnya juga mulai berkembang di negara kita, seperti fisioterapi geriatri yang mem-fokus pada gangguan gerak yang disebabkan oleh proses penuaan. Konon adalah "Bapak Kedokteran Barat" sendiri, yaitu Hippokrates yang memelopori terapi melalui pemijatan, latihan gerak maupun hidroterapi untuk penyembuhan pada sekitar 460 tahun sebelum masehi. Fisioterapi moderen sendiri dipelopori oleh Elizabeth Kenny, seorang perawat asal Australia yang menggagas terapi dengan latihan gerak untuk melawan penyakit polio di tahun 1910 di saat vaksin polio belum populer. Pendidikan di Indonesia Tepat 46 tahun yang lalu, 10 Juni 1968, atas prakarsa Prof Dr R Soeharso didirikanlah Ikatan Fisioterapi Indonesia (IKAFI) sebagai sebagai wadah profesi fisioterapi di Indonesia yang dikemudian hari singkatannya berubah menjadi IFI. Fisioterapi di Indonesia sendiri sudah dirintis jauh sebelum itu, yaitu sejak jaman perang kemerdekaan. Di tahun 1945 Prof Soeharso mendirikan Rehabilitatie Centrum (RC) di Solo, Jawa Tengah. Pendirian RC saat itu didasari pemikiran untuk menyelenggarakan pelayanan rehabilitasi terpadu di bawah satu atap untuk menangani penderita cacat tubuh akibat perang. Dari pemikiran itu pulalah Sekolah perawat Fisioterapi yang pertama di Indonesia berdiri pada tahun 1964 yang di kemudian hari berubah enjadi Akademi Fisioterapi sebagai satu kesatuan dan pendukung dari kegiatan rehabilitasi medis terpadu. 

SUMBER
http://www.kompasiana.com/jokopw/fisioterapis-profesi-medis-masa-depan_54f707aaa333110f248b465e

https://unitfisioterapi.wordpress.com/2010/04/29/hello-world/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar